Selasa, 05 Mei 2015

Biography Ki Hajar Dewantara

Biography Ki Hajar Dewantara | Ki Hajar Dewantara ialah salah 1 tokoh pendidikan nasional yang lahir di Yogyakarta, dua Bulan mei 1889. Terlahir dari keluarga bangsawan Yogyakarta, dia mempunyai nama asli Raden Mas Suwardi Suryaningrat lalu berganti nama men-jadi Ki Hajar Dewantara seperti yang kita kenal kali ini kepada ketika usianya 33 tahun.

Selaku satu orang yang lahir dari keluarga bangsawan, Ki Hajar Dewantara ter-masuk beruntung sebab dapat mengenyam pendidikan kepada masa tersebut. Dia menamatkan sekolah dasar di ELS (Europeesche Lagere School) dan juga sempat meneruskan pendidikannya di sekolah kedokteran STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) walaupun tidak hingga tamat lantaran sakit.

Suwardi muda bekerja selaku penulis dan juga wartawan di beragam surat kabar seperti Sediotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan juga Poesara. Selaku satu orang penulis, dia dikenal sebab tulisannya yang peka terhadap masalah-masalah sosial, terutama mengenai problem kolonialisme Belanda di tanah air.

perguruan taman siswa

Kepada tahun 1913, pemerintah kolonial Hindia Belanda berniat mengumpulkan duit sumbangan dari penduduk pribumi dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Belanda dari Perancis. Hal tersebut langsung menimbulkan banyak kritikan pedas dari para kaum nasionalis, ter-masuk Suwardi. Dia lalu membikin tulisan berjudul "Als ik een Nederlander was" (Seandainya Saya Satu orang Belanda) yang dimuat dalam surat kabar De Expres pimpinan Douwes Dekker.

Akibat dari tulisannya ini, Suwardi yang ketika tersebut berusia 24 tahun ditangkap dan juga diasingkan menuju Pulau Bangka. Keputusan sepihak pemerintah kolonial ini langsung mendapat protes dari dua sahabat Suwardi yaitu Douwes Dekker dan juga Tjipto Mangoenkoesoemo. Akhirnya, Suwardi dan juga ke-2 rekannya yang lalu dikenal selaku Tiga Serangkai tersebut diasingkan menuju Negeri Belanda.

perguruan taman siswa

Sepulang dari pengasingan kepada bulan september 1919, Suwardi yang ketika tersebut berusia 33 tahun memilih untuk menghilangkan gelar kebangsawanan dari namanya dan juga berganti nama men-jadi Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara lalu bergabung dengan sekolah untuk anak-anak pribumi yang dibina oleh saudaranya. Berbekal pengalaman mengajar tersebut, Ki Hajar Dewantara lalu mendirikan Perguruan Taman Siswa di Yogyakarta kepada tanggal tiga Bulan juli 1922.

Prinsip-prinsip ajaran Ki Hajar Dewantara yang men-jadi pedoman di Taman Siswa antara yg lain:

Sesudah zaman kemerdekaan, Ki Hajar Dewantara sempat menjabat selaku Menteri Pendidikan, Pendidikan, dan juga Kebudayaan Indonesia yang kesatu. Kepada tahun 1957, beliau memperoleh gelar Doctor Honoris Causa dari Universitas Gajah Mada. Sekitar dua tahun sesudah menerima gelar tersebut, Ki Hajar Dewantara meninggal dan juga di makamkan di kota kelahirannya Yogyakarta kepada tanggal 28 Bulan april 1959.

Ki Hajar Dewantara di tetapkan selaku pahlawan nasional kepada tanggal 28 Bulan november 1959 melalui surat keputusan Presiden RI No. 305 Tahun 1959. Untuk menghormati jasa-jasa beliau selaku bapak pendidikan nasional, tanggal kelahiran Ki Hajar Dewantara yaitu dua Bulan mei diperingati selaku Hari Pendidikan Nasional. Dan Berikut adalah Biografi Ki Hajar Dewantara Lengkap Semuanya.

Biodata


Nama Ki Hajar Dewantara
Nama Asli Raden Mas Suwardi Suryaningrat
Lahir Yogyakarta, dua Bulan mei 1889
Wafat Yogyakarta, 26 Bulan april 1959 (umur 69 tahun)
Agama Islam
Pendidikan

ELS (Sekolah Dasar Belanda)
STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera)

Karir

Wartawan di Sediotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Tjahaja Timoer, dan juga Poesara.
Pendiri dan juga pendidik di Perguruan Taman Siswa.
Anggota BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan juga PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).
Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia kesatu.

Organisasi

Boedi Oetomo (BO)
Indische Partij
Indische Vereeniging (Perhimpunan Hindia)

Penghargaan

Mendapat ijazah pendidikan Europeesche Akte (1918).
Gelar doctor honoris causa, Dr. H. C. dari Universitas Gajah Mada (1957).
Dianugerahi gelar Bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan juga pahlawan nasional, hari kelahirannya dua Bulan mei diperingati selaku Hari Pendidikan Nasional (Surat Keputusan Presiden RI no. 305 tahun 1959, tanggal 28 Bulan november 1959).
Foto potret Ki Hajar Dewantara diabadikan dalam duit kertas Rp 20. 000.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Biography Ki Hajar Dewantara